Begini Wujud Bersih Desa di Ponorogo Dalam Bentuk Kenduri Besar

Tanya BKPPDCategory: QuestionsBegini Wujud Bersih Desa di Ponorogo Dalam Bentuk Kenduri Besar
Sasuolo asked 4 weeks ago

Ponorogo – Budaya bersih desa sering dilakukan masyarakat di bumi reog. Seperti di Desa Bedingin, Kecamatan Sambit. Kegiatan bersih desa dilakukan dengan menggelar doa bersama atau biasa disebut masyarakat sekitar dengan Kenduri.
Tak tanggung-tanggung, kenduri kali ini tidak biasa. Acara yang bertajuk ‘Kenduri Besar Bedingin Bungah’ ini adalah wujud syukur masyarakat atas melimpahnya hasil bumi di desanya.
Sebab, acara ini melibatkan ratusan orang dan ratusan ingkung atau nasi yang ditaruh disebuah wadah dari pelepah daun pisang. Bahkan ada satu gunungan hasil bumi yang berisi sayur-sayuran dengan tinggi 1,5 meter yang akhirnya dipurak (dibagi) oleh warga yang ikut kenduri.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap 4 bulan sekali dan ini sudah ketujuh kalinya, khusus untuk kali ada berbagai acara streaming football yang melibatkan banyak pegiat seni,” kata Kepala Desa Bedingin Marjuki kepada , Jumat (26/7/2019).
Demi menarik minat wisatawan, masyarakat Bedingin juga melakukan berbagai konsep pertunjukkan yang menarik. Terutama permainan lampu warna-warni yang dipantulkan ke Bukit Gemplah.
Marjuki menerangkan jika tema Bedingin Bungah juga untuk mengajak masyarakat untuk lebih bisa bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa bagi desa dan warganya untuk lebih bisa menerima dengan lapang dada.
“Dengan begitu hati kita menjadi bungah atau gembira,” terangnya.
Terakhir, Marjuki menuturkan dalam acara kali ini para warga mengambil tema organik dengan cara meminimalisir penggunaan plastik. Sehingga piring yang digunakan pun dari daun pisang dan beberapa spot selfie juga dari bahan-bahan daur ulang seperti anyaman jerami dan bambu.
“Acara ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik serta beralih kebahan yang lebih organik,” pungkasnya.