MEWUJUDKAN “THE RIGHT MAN IN THE RIGHT PLACE” MELALUI PEMETAAN KOMPETENSI BAGI JABATAN PELAKSANA

Pada hari Selasa, tanggal 25 September 2018 sebanyak 96 pegawai dari masing – masing perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah melaksanakan kegiatan Pemetaan Kompetensi bagi Jabatan Pelaksana berbasis CAT (Computer Assisted Test). Pelaksanaan tes untuk wilayah MadiunRaya dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara di SMA Negeri2 Mejayan, Kabupaten Madiun.

Widyantoro, selaku Panitia dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Surabaya, menuturkan bahwa pelaksanaan Pemetaan Kompetensi bagi Jabatan Pelaksana berbasis CAT diikuti oleh seluruh kabupaten/ kota Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 7.332 pegawai seluruh kabupaten/ kota serta Provinsi Jawa Timur yang menjadi peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Pengarahan Pemetaan Kompetensi Jabatan Berbasis CAT oleh Badan Kepegawaian Negara Kanreg II Surabaya

 

Badan Kepegawaian Negara menjelaskan bahwa ASN merupakan pelopor dalam pemerintahan untuk melaksanakan pembangunan, sehingga dibutuhkan pengelolaan SDM yang berbasis pada sistem merit. Saat ini, pengelolaan SDM masih belum berbasis pada aspek potensi dan kompetensi sehingga pengelolaan dan manajemen SDM belum optimal. Akibatnya, banyak ASN yang penempatannya belum sesuai dengan potensi pegawai, program pemilihan karier belum berdasarkan potensi, serta pengembangan diri belum mengacu pada gap antara tuntutan jabatan dengan kapasitas yang dimiliki pegawai. Oleh karena itu diperlukan pemetaan potensi dan kompetensi pegawai.

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan Pemetaan Kompetensi bagi Jabatan Pelaksana adalah mengukur preferensi kompetensi berupa situational judgement, mengidentifikasi gambaran karakteristik pribadi dalam melakukan pekerjaan, dan memberikan rekomendasi rumpun pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik pribadi.

Pelaksanaan Pemetaan Kompetensi Jabatan Pelaksanaan Berbasis CAT

Dengan demikian, diharapkan nantinya ASN di seluruh kabupaten/ kota serta provinsi merasakan manfaat setelah melaksanaan pemetaan kompetensi agar dapat bekerja sesuai dengan potensi dan kompetensi yang dimilikinya, sehingga pengembangan karier yang dilakukan berdasarkan konsep “the right man in the right place” bisa terealisasi. hcms